-->
jRuearRD1Wflun89k2YLoIrZkENf7YIfHnZianaF
Bookmark

Perkuat Ekonomi Masyarakat, Tubaba Kembali Salurkan KUR Mikro dan Super Mikro

Tubaba – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan Super Mikro melalui kerja sama dengan Bank Lampung. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro dan kecil.

Penyaluran yang berlangsung di Balai Tiyuh Mulya Jaya, Kamis (05/11/2026) tersebut mencapai Rp1.612.000.000 kepada 32 debitur. Sementara total penyaluran pada periode ini tercatat sebesar Rp2.212.000.000.

Dalam sambutannya, Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui fasilitas KUR telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejak pertama kali dijalankan, total dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp30 miliar.

"Sejak program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini pertama kali dijalankan, total dana yang telah kita salurkan sudah mencapai lebih dari Rp30 miliar. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Bank Lampung dalam membuka akses permodalan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM," ujar Bupati.

Ia menjelaskan, Tubaba menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang bekerja sama dengan perbankan dalam menggulirkan program KUR dan KUR Super Mikro tanpa agunan, dengan batas pencairan hingga Rp100 juta.

Bupati berharap para penerima KUR tidak hanya memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan usaha masing-masing, tetapi juga turut mengajak masyarakat dan pelaku UMKM lainnya agar memanfaatkan akses permodalan melalui perbankan.

"Saya berharap para penerima KUR tidak hanya memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usahanya sendiri, tetapi juga menjadi agen pemerintah dalam mengajak masyarakat dan pelaku UMKM lainnya agar berani mengakses fasilitas perbankan," tambahnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong program beasiswa agar tidak ada lagi anak-anak di Tubaba yang terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

"Jangan sampai ada lagi anak-anak di Tubaba yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak, karena pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk keluar dari kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Baznas Tubaba turut menyalurkan bantuan sosial dan pendidikan. Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut meliputi bantuan bagi 44 lansia untuk periode Oktober–Desember 2026 serta beasiswa akademik bagi 132 siswa SD dan SMP berprestasi di Kecamatan Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Tengah, dan Tumijajar.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Lampung 2. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kolaborasi bersama Bank Lampung serta dukungan berbagai program sosial dan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tubaba terus mendorong penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red)

Posting Komentar

Posting Komentar