Praduga|Tubaba - Batas Desa adalah pembatas wilayah administrasi Pemerintahan antar Desa yang merupakan rangkaian titik-titik koordinat yang berada pada permukaan bumi dapat berupa tanda-tanda alam seperti igir/punggung gunung/pegunungan (watershed), median sungai dan/atau unsur buatan di lapangan yang dituangkan dalam bentuk peta.
Pemerintah Desa (Tiyuh) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) pada Tahun 2022 mengadakan kegiatan penyelesaian tapal batas Tiyuh, namun hal itu disayangkan lantaran ada beberapa tiyuh belum menyelesaikan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan tapal batas tersebut.
seperti di tiyuh Panaragan, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Adirsyah mengatakan bahwa kegiatan itu sendiri belum di selesaikan dan hingga saat ini tanggung jawab itu sudah mutlak mereka serahkan ke Pemda Tubaba
"Belum itu (Tapal Batas) tapi diserahkan di Pemda, ia sama Penumangan dan Gedung Ratu", ungkapnya. Jum'at, (14/6/2023).
Sementara, Amirson noveri Ketua Panitia Batas Desa/tiyuh Penumangan (PBDES) menjelaskan, kegiatan tersebut diakui belum terkoordinir semuanya, karena masih ada beberapa kendala yang ditemui dilapangan dan beberapa tiyuh perbatasan tidak menemui titik terang hingga saat ini.
"Kendala yang di temui dalam penegasan Penegasan Batas tiyuh Penumangan Di tahun 2022 yg harus di selesaikan Sebanyak 8 segmen batas, 4 Perbatasan dengan Tiyuh Tirta, Mulya Kencana, Penumangan Baru, dan Tulang Bawang telah disepakati, dan terdapat 4 segmen batas yang belum di sepakati, karena segmen batas 4 tiyuh ini merupakan Tiyuh/Desa tua di kabupaten Tulang Bawang Barat," akuinya
sedangkan, lanjutnya, setiap Tiyuh/Desa mempunyai riwayat cerita peta Masing-masing, sehingga ketika dilakukan pengukuran dan penentuan Titik Koordinat segmen batas, tidak pernah menemui titik kesimpulan yang juga dalam hal ini kurangnya dukungan anggaran yang memadai.
"Waktu itu telah dilaksanakan rapat baik antar PBDES maupun di tingkat Kecamatan dan Kabupaten namun belum ada kesimpulan, anggaran pendanaan yg minim juga membuat jalanya pengukuran segmen batas hanya sekedarnya saja," cetusnya
"Harapan Saya baik dari kecamatan maupun dari kabupaten, agar supaya dapat ikut turun di lapangan dalam menindaklanjuti permasalahan penegasan batas Tiyuh, dan menambahkan anggaran pendanaan dalam kegiatan ini," Harapnya.
dihubungi terpisah Kepala Tiyuh Gedung Ratu Juaini enggan berkomentar lebih banyak terkait hal tersebut, dan justru melemparkan ke Kecamatan. "Konfirmasi ke Kecamatan kalau untuk TBU," singkatnya
Berita sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung menerima penghargaan batas desa award dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) di Jakarta pada hari Selasa, 14 Maret 2023 lalu.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jendral Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dr. Eko Prasetyanto P.P.,S.Si, M.Si, M.A. dalam rangkaian Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penyelesaian Peta Batas Desa Tahun 2023.
Dari penelusuran Tim AWASI bahwa masih ada beberapa Tiyuh di Tubaba yang belum selesai tapal batasnya.
Dihubungi Tim AWASI, Camat Tulang Bawang Tengah Ahmad Nazaruddin mengungkapkan bahwa terkait penyelesaian tapal batas di Tiyuh Tubaba diarahkan ke Dinas PMT (Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh).
"Bisa di konfirmasi ke DPMT", ungkap Ahmad Nazaruddin.
Disisi lain, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Tiyuh, Ashari menjelaskan bahwa pelaksanaan penyelesaian batas Tiyuh belum selesai dan tahun ini (2023) akan diupayakan selesai.
"Belum selesai semua dan tahun ini diupayakan selesai", jelas Ashari.(Sudirman).


Posting Komentar